Internasional

Nggak Mau Ikut Campur! Arab Saudi Bantah Kasih Izin Wilayah Udara Buat Serang Iran

Jakarta, Bincang.id – Lagi panas-panasnya konflik antara AS, Israel, dan Iran, nama Arab Saudi ikut terseret nih. Muncul kabar kalau Riyadh kasih “lampu hijau” buat militer Amerika pakai wilayah udara mereka buat nyerang. Tapi, dengan tegas Arab Saudi langsung bilang: Hoaks!

Lewat laporan stasiun TV Al Arabiya, sumber internal Kerajaan Arab Saudi negasin kalau mereka nggak pernah izinin wilayah udaranya dipakai buat operasi militer yang sifatnya menyerang.

“Ada pihak-pihak yang sengaja mau bikin citra Arab Saudi jadi buruk dengan alasan yang mencurigakan,” kata sumber tersebut.

Gara-gara Laporan Media AS?

Klarifikasi ini muncul setelah media The Wall Street Journal sempat bikin laporan kalau Arab Saudi dan Kuwait sudah cabut pembatasan pangkalan militer buat Amerika. Kabarnya, tim pemerintahan Trump lagi siap-siap mau kawal kapal komersial yang lewat Selat Hormuz lagi lewat proyek militer mereka.

Tapi bukannya mau ikut perang, Arab Saudi justru lagi sibuk jadi “penengah”. Mereka kabarnya mendukung penuh upaya mediasi dari Pakistan supaya perang antara Amerika Serikat dan Iran ini cepat kelar.

Selat Hormuz Masih Mencekam

Situasi di sana memang lagi nggak oke sejak serangan AS dan Israel ke Iran akhir Februari lalu. Balas-balasan serangan sampai penutupan Selat Hormuz bikin dunia ketar-ketir.

Meskipun sempat ada gencatan senjata berkat Pakistan, ternyata belum ada kesepakatan permanen yang dapet kata “oke”. Trump sendiri sempat bilang mau menghentikan sementara proyek “Project Freedom”, tapi tetap bakal jaga ketat jalur laut di sana.

Intinya, Arab Saudi pilih posisi aman dan nggak mau wilayahnya jadi jalur perang. Mereka lebih milih jalur damai biar tensi di Timur Tengah nggak makin meledak. Kita doain aja ya semoga suasananya cepat adem!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker